Research in Motion (RIM) adalah perusahaan produksi smartphone terbesar yang berbasis di Kanada. Namun nama RIM sendiri kurang familiar dibandingkan dengan nama produk yang di produksi oleh RIM itu sendiri dan bahkan mungkin banyak masih belum menyadarinya kalau smartphone yang sehari-hari digunakannya dan sangat di gemari di Indonesia terutama di kalangan ibu-ibu dan anak remaja ini adalah smartphone produksi RIM sendiri. Dan smartphone tersebut bernama Blackberry.
Benar, BlackBerry yang biasa disebut BB ini adalah produk buatan RIM. Namun, di pasaran nama BlackBerry lebih dikenal daripada nama RIM sendiri. BlackBerry adalah smartphone yang sangat terkenal di seluruh dunia. Pada awalnya BlackBerry merupakan ponsel pintar untuk kalangan eksekutif. Namun kini BlackBerry sudah hampir di miliki semua kalangan baik kalangan menengah sampai kalangan bawah. Dan itulah alasannya yang membuat RIM memutuskan untuk mengadopsi merk smartphone terkenalnya itu, menjadi nama perusahaan, sebagai upaya menuju identitas brand tunggal.
RIM adalah perusahaan yang membuat smartphone BlackBerry pertama dan mampu mengubah cara jutaan orang diseluruh dunia untuk tetap terhubung. Pergantian nama ini diumumkan dengan bertepatan peluncuran platform mobile BlackBerry terbarunya yaitu Blackberry 10, sistem operasi ini adalah sistem yang juga dijalankan dalam perangkat terbaru BlackBerry Z10 dan BlackBerry Q10.
Presiden dan CEO RIM Thorsten Heins mengatakan, “Pergantian nama dari Research in Motion (RIM) menjadi BlackBerry datang pada saat yang menentukan dalam sejarah perusahaan kami, ini bertepatan dengan peluncuran BlackBerry 10 ke seluruh dunia, jadi sekarang juga adalah waktu yang tepat untuk mengadopsi nama BlackBerry menjadi nama perusahaan kami” Blackberry akan memulai memakai kode saham “BB” di Bursa Efek Toronto dan “BBRY” di Nasdaq mulai perdagangan bursa saham Senin (4/2).
Kemudian situs perusahaan yang juga selama ini menggunakan www.rim.com, akan diganti pula dengan nama domain www.blackberry.com dan alamat email semua akan bermigrasi ke alamat dengan akhiran @blackberry.com.
“Di luar Amerika Utara, kami lebih dikenal hanya dengan nama BlackBerry jadi kekuatan merk telah membuka peluang ke pasar baru dan yang sedang tumbuh,” kata Chief Marketing Officer Frank Boulben menambahkan.
Pertanyaannya apakah penggantian nama dari RIM menjadi Blackberry ini akan mampu membuat BlackBerry dapat bertahan dari persaingan pasar global dengan Apple, Samsung atau Nokia?
Seperti kita ketahui ponsel pintar dunia saat ini dikuasai oleh sistem operasi berbasis iOS milik Apple dan Android yang digunakan oleh Sambung dan HTC. Sementara Nokia sudah mulai menggunakan OS Windows Phone. Sedangkan BlackBerry sendiri baru meluncurkan OS terbarunya, yaitu BlackBerry 10.
Sang CEO BlackBerry, Heins berharap dengan nama baru ini BlackBerry akan terus berkibar dalam smartphone yang persaingannya super ketat. Nama baru, energi dan semangat baru. Kita tunggu saja perkembangannya.