3:34 pm - Sunday May 19, 2013

Tahun Baru Datang Lagi

tahun baruPatah hati, nggak punya teman, punya banyak musuh, nilai pelajaran jelek melulu, banyak masalah ama guru.. aduh, komplit banget rasanya. Tapi, apa kita mau terpuruk terus??? ini udah masuk Tahun Baru loh.. sekarang saatnya kita bangkit.

Tahun baru udah tiba.. Waktunya balik nih.. balik ke rutinitas sehari-hari kita setelah habis menikmati liburan panjang. Dimas kok jadi gugup, ya? Keringat dingin mengucur deras. Ingatannya kembali ke tahun lalu. Cowok berambut pendek ini, “rajin uring-uringan. Tiap hari dia bisa marah pada setiap orang yang dia temui. Masalah kecil, bisa jadi besar.

Pantas saja, banyak orang jadi segan mendekat. Boro-boro jadi sahabatnya, untuk sekedar berteman saja, males! wajar sih cowok ini memang terkenal sensitif dan keras kepala. Kebiasaannya mengritik orang lain, tanpa memikirkan perasaan orang itu sendiri.

Dimas memang punya sisi plus soal mata pelajaran. Nilainya di atas rata-rata. Dia juga termasuk aktivis yang terampil mengkoordinir berbagai acara. But…. ya, itulah, dia nggak nyadar bahwa tidak semua orang mempunyai kemampuan yang sama.

Sebaliknya dengan Dita, kakak kelas Dimas. Cewek itu friendly, kocak abis, dan solidaritasnya tinggi. Sedihnya, dia termasuk siswa yang punya record terendah soal nilai-nilai pelajaran eksakta. Nilainya selalu passs… bener. Akibatnya, tahun baru ini Dita jadi Phobia. Dia takut nilainya bakal hancur lagi. Gimana ya bikin tahun ini bisa jadi tahun yang lebih baik dari tahun lalu?. Tahun baru sudah datang…. ya, kita harus lupakan masa lalu, isi lagi diari dengan cerita yang lebih menyenangkan. Apalagi sebagai orang dewasa, kamu mesti berani…

  1. Beda, setiap orang tidak ada yang sama, sekalipun mereka kembar. Pasti ada perbedaannya. Nggak semua orang pintar, keren, dan oke. Kita harus akui itu.
  2. Dikritik, berani menerima kritikan. Jangan anggap komen dari orang sebagai tanda permusuhan, tapi anggap penilaian yang membangun
  3. Berubah, bila sudah tidak sesuai keadaan, kamu mesti berani berubah. Berubah positif, dong. Jika cuma mengekor kata teman saja, sekarang coba kamu lebih berinisiatif. Gali ide, cari buku tambahan, ikut ekskul dan les tambahan. So, kamu akan menikmati hasilnya bisa semua itu kamu lakukan dengan hati ikhlas dan senang.
  4. Jelek, nggak apa-apa kalau orang bilang kamu jelek. Setiap orang punya kelemahan, but sisi lain kelebihanmu pasti luput dari perhatian mereka. Ya maklum, namanya kebaikan tuh susah sekali dilihat, kejelekan biasanya empuk banget buat celaan. Easy, man! Kamu syukuri, dan dalam kondisi apa pun kamu mesti yakin bisa survive.

Dengan berani menerima hal-hal yang sudah dijelaskan diatas So, next, pasti langkahmu lebih nyaman, emosimu terkendali, tahun baru pun begitu menyenangkan. Okay?!

Filed in: Diari, Psikopop

One Response to “Tahun Baru Datang Lagi”

  1. Eel
    30/12/2012 at 8:03 pm #

    Resolusi tahun baru harus dipertahankan.. jangan hanya berhenti di satu minggu pertama saja. tapi sampai akhir tahun dan membuat resolusi selanjutnya..

Leave a Reply